Prompt yang pendek meminta model menebak segalanya. Prompt yang panjang mengubur satu-satunya baris yang penting. Jalan tengah — enam atau tujuh kalimat yang menyebut sudut pandang, sebuah adegan, dan sebuah perasaan — adalah tempat generasi berhenti terdengar seperti musik latar dan mulai membawa bobot.
Tambatkan sudut pandang lebih dulu
Sebelum instrumen, sebelum tempo, sebutkan siapa yang menyanyi dan kepada siapa. «Orang tua baru jam 3 pagi berbicara kepada bayi yang sedang tidur» memberi generator lirik sebuah postur untuk dijatuhi; «indie akustik hangat» memberinya tekstur tetapi tanpa tujuan. Tekstur mengikuti postur begitu postur itu ada.
Lalu tempatkan sebuah adegan
Satu citra — meja dapur, jendela kereta, lorong, tempat parkir hotel — menarik suasana yang generik menjadi spesifik. Anda tidak perlu menjelaskan adegan itu; cukup serahkan satu. Model akan mengisi sudut-sudutnya dengan cara yang tidak Anda pikirkan, dan bagian itulah yang membuat hasilnya terasa ditemukan ketimbang dipesan.
Simpan catatan produksi untuk yang terakhir
Genre, tempo, dan instrumentasi diletakkan di akhir prompt, setelah model sudah tahu lagu itu tentang apa. Jika Anda membuka dengan «120 BPM, bass terdistorsi, vokal perempuan», lapisan lirik tidak punya tempat untuk tumbuh. Bukalah dengan adegan dan postur, dan catatan produksi mempertajam apa yang sudah ada alih-alih menggantikannya.
Templat awal
Seorang [SIAPA] di [DI MANA], memikirkan tentang [APA]. Refrein berbelok ketika ia menyadari [TWIST]. Suasananya [DUA KATA SIFAT]. Produksi: [GENRE], [TEMPO], [SATU DETAIL PRODUKSI].
Ini bukan formula untuk disalin mentah-mentah — ini adalah daftar periksa untuk lima keputusan yang harus ada di prompt sebelum model bisa melakukan tugasnya. Lewatkan salah satu darinya dan hasilnya akan terasa setengah jadi dengan cara yang tidak bisa diperbaiki oleh berapa kali pun regenerasi.